JENIS-JENIS TANAH
Tanah aluvial merupakan jenis tanah yang terjadi karena
endapan lumpur biasanya yang terbawa karena aliran sungai. Tanah ini biasanya
ditemukan dibagian hilir karena dibawa dari hulu. Tanah ini biasanya bewarna
coklat hingga kelabu.
Karakteristik
Tanah ini sangat cocok untuk pertanian baik pertanian padi
maupun palawija seperti jagung, tembakau dan jenis tanaman lainnya karena
teksturnya yang lembut dan mudah digarap sehingga tidak perlu membutuhkan kerja
yang keras untuk mencangkulnya.
Tanah andosol merupakan salah satu jenis tanah vulkanik
dimana terbentuk karena adanya proses vulkanisme pada gunung berapi. Tanah ini
sangat subur dan baik untuk tanaman.
Karakteristik
Warna dari tanah andosol coklat keabu-an. Tanah ini sangat
kaya dengan mineral, unsure hara, air dan mineral sehingga sangat baik untuk
tanaman. Tanah ini sangat cocok untuk segala jenis tanaman yang ada di dunia.
persebaran tanah andosol biasanya terdapat di daerah yang dekat dengan gunung
berapi.
5. Tanah Humus
Tanah humus merupakan tanah yang terbentuk dari pelapukan
tumbuh-tumbuhan. Mengandung banyak unsur hara dan mineral dan sangat subur.
Karakteristik
Tanah Humus sangat baik untuk melakukan cocok tanam
karena kandungannya yang sangat subur dan baik untuk tanaman. Tanah ini
memiliki unsur hara dan mineral yang banyak karena pelapukkan tumbuhan hingga
warnanya agak kehitam hitaman.
6. Tanah Inseptisol
Inseptol terbentuk dari batuan sedimen atau metamorf dengan
warna agak kecoklatan dan kehitaman serta campuran yang agak keabu-abuan. Tanah
ini juga dapat menopang pembentukan hutan yang asri.
Karakteristik
Ciri-ciri tanah ini adalah adanya horizon kambik dimana
horizon ini kurang dari 25% dari horizon selanjutnya jadi sangatlah unik. Tanah
ini cocok untuk perkebunan seperti perkebunan kelapa sawit.Serta untuk berbagai
lahan perkebunan lainnya seperti karet.
7. Tanah Laterit
Tanah laterit memiliki warna merah bata karena mengandung
banyak zat besi dan alumunium. Di indonesia sendiri tanah ini sepertinya cukup
fimiliar di berbagai daerah, terutama di daerah desa dan perkampungan.
Karakteristik
Tanah laterit termasuk dalam jajaran tanah yang sudah tua
sehingga tidak cocok untuk ditanami tumbuhan apapun dan karena kandungan yang
ada di dalamnya pula.
8. Tanah Latosol
Jenis tanah ini juga salah satu yang terdapat di Indonesia,
tanah ini terbentuk dari pelapukan batuan sedimen dan metamorf.
Karakteristik
Ciri-ciri dari tanah latosol adalah warnanya yang merah
hingga kuning, teksturnya lempung dan memiliki solum horizon. Persebaran tanah
litosol ini berada di daerah yang memiliki curah hujan tinggi dan kelembapan
yang tinggi pula serta pada ketinggian berkisar pada 300-1000 meter dari
permukaan laut. Tanah latosol tidak terlalu subur karena mengandung zat besi
dan alumunium.
9. Tanah Litosol
Tanah litosol merupakan tanah yang baru mengalami
perkembangan dan merupakan tanah yang masih muda. Terbentuk dari adanya
perubahan iklim, topografi dan adanya vulkanisme.
Karakteristik
Untuk mengembangkan tanah ini harus dilakukan dengan cara
menanam pohon supaya mendapatkan mineral dan unsur hara yang cukup. tekstur
tanah litosol bermacam-macam ada yang lembut, bebatuan bahkan berpasir.
10. Tanah Kapur
Seperti dengan namanya tanah kapur berasal dari batuan kapur
yang mengalami pelapukan.
Karakteristik
Karena terbentuk dari tanah kapur maka bisa disimpulkan bahwa
tanah ini tidak subur dan tidak bisa ditanami tanaman yang membutuhkan banyak
air. Namun jika ditanami oleh pohon yang kuat dan tahan lama seperti pohon jati
dan pohon keras lainnya.
Semoga bermanfaat yeah saudara ku.